Pendiri WikiLeaks, Julian Assange, saat ini diketahui berada di tenggara Inggris, tapi polisi negeri Lady Diana tak bisa menangkapnya akibat kesalahan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan pemerintah Swedia.
Seperti dikutip Kompas.com dari harian The Times, Kamis (2/12/2010), polisi Inggris telah mengetahui lokasi si pembocor dokumen-dokumen rahasia pemerintah Amerika Serikat (AS) itu, yakni di sebuah lokasi di tenggara Inggris, namun polisi negeri kelahiran Lady Diana tak bisa bertindak karena surat perintah penangkapannya salah.
Pasalnya, pihak berwenang Swedia menerbitkan surat perintah terkait dengan dugaan pelanggaran seksual, pada 19 November 2010 atau sehari sebelum Interpol menempatkan dia dalam daftar pencarian. Namun, sumber polisi mengatakan kepada harian itu bahwa surat perintah itu tidak dapat diterapkan.
"Itu bukan surat perintah yang benar, sehingga kami tidak dapat bertindak berdasarkan surat itu," kata sumber tersebut.
Pengacara Assange yang berbasis di Inggris, Mark Stephens, mengatakan, pihak berwenang tahu keberadaan kliennya. "Polisi tahu bagaimana menemukan dia, seperti halnya jaksa Swedia. Namun, tak seorang pun tampaknya berminat untuk memberi tahu kami apa yang sedang terjadi," katanya.
Assange tidak terlihat sejak WikiLeaks mulai merilis lebih dari 250.000 dokumen resmi AS pada hari Minggu lalu. Aksi WikiLeaks itu membuat AS berang karena dapat menempatkan negara itu pada posisi yang sulit.
Senin, 13 Januari 2014
Julian Assange di Inggris, Tapi Tak Bisa Ditangkap

Artikel Terkait Julian Assange di Inggris, Tapi Tak Bisa Ditangkap :
Siswa SD Meninggal Akibat Serangan JantungSerangan jantung biasanya dialami orang dewasa atau mereka yang telah berusia lanjut, namun kini serangan mematikan itu ternyata terjadi juga kepada anak-anak. Terbukti, di Amerika Serikat, seorang a ... readmore
Ratusan Pulau di Maluku Terancam TenggelamRatusan pulau di Maluku terancam tenggelam dalam kurun waktu 20-30 tahun mendatang. Hal itu disebabkan semakin meningginya permukaan air laut akibat dampak dari pemanasan global. Seperti dilansir VIV ... readmore
Belerang Merapi Rambah Boyolali, Warga Sangup PingsanLetusan Merapi pada Senin (1/11/2010) tak hanya membuat Kabupaten Semarang, Boyolali, dan Salatiga mengalami hujan abu vulkanik, tapi juga membuat puluhan warga Desa Sangup, Kecataman Musuk, Boyolali ... readmore
Istri Nazaruddin Kini Jadi Buruan InterpolProfil Neneng Sri Wahyuni, istri mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, akhirnya ditayangkan di laman resmi Interpol. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya menetapkan Nene ... readmore
Selama Setahun, Pemberantasan Korupsi di Indonesia Alami StagnasiPemberantasan korupsi di Indonesia mengalami stagnasi, karena Transparansi Internasional Indonesia (TII) mencatat, indeks persepsi korupsi (IPK) di negara ini pada 2010 tidak mengalami perubahan bera ... readmore
Satu dari Tujuh Warga Amerika, MiskinApakah Anda termasuk orang yang sangat mengagumi negara adidaya Amerika Serikat (AS)? Jika ya, mungkin ada baiknya Anda 'insyaf' dan tidak lagi 'berkiblat' ke negeri Uncle Sam itu, karena seperti jug ... readmore
Di India, Tiap Tahun Ratusan Anak Perempuan Ganti KelaminDi India, memiliki anak perempuan tidak dianggap sebagai anugerah dari yang Maha Kuasa, karena ketika si anak akan menikah misalnya, orangtua harus membiayai pernikahan dan memberi mahar yang sangat ... readmore
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar