METEOR yang jatuh di Kota Chelyabinsk, Pegunungan Ural, Rusia, pada Jumat (15/2/2013) pagi waktu setempat, meninggalkan banyak jejak. Termasuk di antaranya berupa "kawah" di sebuah sungai yang tengah dibekukan salju tebal di dekat Kota Chebarkul, kota yang bersebelahan dengan kota Chelyabinsk.
Menurut Daily Mail, hari ini, "kawah" itu berdiameter delapan meter, dan di sekitarnya ditemukan potongan-potongan material meteorit berwarna hitam dengan diameter 5 milimeter dan 10 milimeter. Disebut kawah, karena jatuhnya meteor itu membuat es tebal yang menutupi sungai, berlubang hingga airnya terlihat jelas di tengah-tengah. Diduga, sebagian material meteorit ada yang masuk ke "kawah" itu, dan kini teronggok di dasar sungai.
Selain hal tersebut, ledakan yang terjadi setelah meteor memasuki atmosfir Bumi tidak hanya merusak bangunan dan melukai penduduk Kota Chelyabinsk, tapi juga merusak bangunan dan melukai penduduk kota-kota di sekitarnya yang masih berada dalam kawasan Pegunungan Ural, seperti Kota Yekaterinburg dan Chebarkul.
Sedikitnya 1.000 orang terluka dimana 112 di antaranya menderita luka serius. Dan dari 1.000 orang yang luka tersebut, 82 di antaranya anak-anak.
Belum diketahui dengan persis berapa jumlah bangunan yang rusak, karena hampir semua kaca banguan perkantoran, rumah, hotel, sekolah dan lain-lain di Kota Chelyabinsk dan sekitarnya, hancur. Bahkan atap sebuah pabrik yang memiliki luas 6.000 meter persegi, runtuh.
Para korban umumnya terluka akibat terkena pecahan kaca yang berterbangan dan akibat terkena bagian bangunan yang runtuh saat meteor itu meledak menjadi bola api yang terang benderang seperti Matahari, setelah melesat membelah cakrawala Kota Chelyabinsk dengan kecepatan sekitar 33.000 meter per jam.
Para saksi mengatakan, kejadian ini amat mengerikan karena mirip adegan film Armageddon yang dibintangi Bruce Willis. Sebagian dari mereka mengira ledakan itu diakibatkan oleh sebuah pesawat terbang yang jatuh, sementara yang lain berfikir bahwa saat itu merupakan hari kiamat.
"Saya sedang mengemudi ke tempat bekerja. Saat itu hari masih cukup gelap, tetapi tiba-tiba menjadi terang seperti sudah siang hari. Saya merasa seperti dibutakan oleh cahaya," ujar seorang penduduk kota Yekaterinburg seperti dikutip Daily Mail.
"Saya benar-benar berpikir saat itu adalah hari kiamat," ujar Gulnara Dudka, warga Chelyabinsk.
Valentina Nikolayeva, salah seorang guru di Chelyabinsk, mengatakan, ketika ledakan terjadi dan semuanya terguncang, ia mencoba melindungi murid-muridnya dengan menyuruh mereka sembunyi di kolong meja.
"Ada cahaya yang sangat terang menyinari semua ruang kelas. Itu semacam cahaya yang belum pernah saya lihat seumur hidup saya sebelumnya," kata dia.
Guru ini menambahkan, semula ia mengira ada sebuah pesawat yang jatuh, namun suara ledakan dan guncangannya menurut dia 10 kali lebih hebat.
"Jadi, kemudian saya berfikir bahwa inilah kiamat," katanya lagi.
Kementerian darurat Rusia menggambarkan peristiwa itu sebagai 'meteor shower dalam bentuk bola api' dan mendesak warga untuk tidak panik.
Simon Goodwin, sastrofisikawan dari Universitas Sheffield, Inggris, mengatakan, setiap hari ada ribuan ton dari hujan meteor di ruang angkasa di atas Bumi, tapi hampir semua terbakar dan hancur sebelum memasuki armosfir.
"Meski peristiwa sebesar di Rusia ini jarang terjadi, namun ini sekali lagi menunjukkan kepada kita bahwa meteorit kecil atau asteroid besar dapat menghantam Bumi kita kapan saja, dan dapat menyebabkan kerusakan dan kematian setiap satu abad atau lebih," katanya.
Jumat, 08 Agustus 2014
Meteor yang Jatuh di Rusia "Ciptakan Kawah" di Sungai Beku

Artikel Terkait Meteor yang Jatuh di Rusia "Ciptakan Kawah" di Sungai Beku :
Batalkan Gerakan Bakar Al Qu'ran, Jones Dapat MobilSensasi yang ditimbulkan Terry Jones dengan gerakan International Burn a Qu'ran Day (Hari Pembakaran Al Qu'ran Sedunia)-nya belum berakhir. Pasalnya, meski gerakan yang dirancang untuk memperingati p ... readmore
Istri Nazaruddin Kini Jadi Buruan InterpolProfil Neneng Sri Wahyuni, istri mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, akhirnya ditayangkan di laman resmi Interpol. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya menetapkan Nene ... readmore
23 Artis Diincar Polisi Karena Mencandu NarkobaDunia artis sangat kental dengan kesibukan dan hedonis. Tak jarang dalam kesehariannya guna mendukung dalam bekerja atau dalam pergaulan seorang artis menggunakan narkoba. Polda Metro Jaya mengingatk ... readmore
Belerang Merapi Rambah Boyolali, Warga Sangup PingsanLetusan Merapi pada Senin (1/11/2010) tak hanya membuat Kabupaten Semarang, Boyolali, dan Salatiga mengalami hujan abu vulkanik, tapi juga membuat puluhan warga Desa Sangup, Kecataman Musuk, Boyolali ... readmore
Desa Korban Letusan Merapi Jadi Lokasi Wisata'Musibah tidak melulu berarti petaka'. Mungkin inilah pemeo yang digunakan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pasalnya, meski aktifitas gunung Merapi belum normal 100 persen, namun in ... readmore
Akibat Kenaikan Harga Pangan, 44 Juta Orang Jatuh MiskinSedikitnya 44 juta penduduk dunia yang bermukim di negara-negara berkembang, jatuh miskin akibat melonjaknya harga pangan dunai dalam beberapa bulan terakhir. Jumlah ini ditengarai akan terus meningk ... readmore
12 Profesi Aneh, Namun MenjanjikanBanyak cara untuk mencari nafkah. Jika selama ini Anda telah berjuang untuk mendapatkan karir seperti yang diinginkan, namun tak juga kunjung didapat, tak perlu putus asa. Masih banyak jalan menuju r ... readmore
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar